Jumat, 22 Februari 2013

Garbage Conveyor



Garbage Conveyor (Pemindah Sampah) adalah representasi dari imajinasi dan pemikiran saya perihal alat yang dapat mengatasi permasalahan sampah yang mencemari lingkungan sungai. Walaupun sebatas imajinasi dan hanya dituangkan dalam perwujudan gambar saja. 

Sudah banyak usaha yang dilakukan oleh badan pemelihara lingkungan dalam melakukan pemindahan sampah disungai, akan tetapi penerapannya masih dinilai konvensional. Contoh gambar untuk pengambilan sampah yang tersangkut di pintu-pintu air utama yang ada di Jakarta sekarang ini seperti :

Menggunakan alat berat untuk mengambil sampah

Memasang alat pemungut sampah yang terintegrasi dengan pintu air

Sedikit koreksi untuk effisiensi kerja peralatan diatas adalah, kurang cepat untuk memindahkan sekaligus mengurangi volume sampah yang tersangkut di sungai. Koreksi kinerja kedua alat tersebut dijelaskan sebagai berikut :

  • Alat berat : Volume sampah yang dapat diangkat sangat sedikit, mungkin hanya sekitar 0,0083 m3/dtk (meter kubik per detik) atau 0,5 m3/menit dalam kondisi normal. Karena alat ini dioperasikan langsung oleh operator. jika penglihatan operatornya terhalang karena sudut pengambilan yang sulit, proses pengambilan sampah bisa lebih lama lagi. Kelebihan alat berat ini adalah dapat menjangkau sudut-sudut pengambilan sulit karena jangkauan lengan sekop-nya yang bisa memanjang dan memendek. Dan juga dapat di pindah-pindahkan ke lokasi yang berbeda.
  • Alat pemungut sampah yang terintegrasi dengan pintu air : merupakan salah satu terobosan anak bangsa untuk teknologi memindahkan sampah, akan tetapi terkesan "Tanggung" untuk teknologi penerapannya. Volume sampah yang dapat diangkat mungkin sekitar 0,011 m3/dtk atau 0,7 m3/menit untuk setiap lengan sekop-nya. kekurangan alat ini hanya dapat menjangkau sampah yang tersangkut di sekat penyaring-nya, dan volume berat sampah yang diangkut hanya sebatas benda-benda plastik ringan saja. Karena sistem penggerak alat ini menggunakan motor listrik terhubung dengan rantai penarik untuk menggerakkan sekop, sangat rentan mengalami kerusakan. karena material rantai penggerak tersebut memiliki banyak permukaan yang bergerak dan saling bergesekan. Ditambah lagi tidak mendapat pelumasan secara konsisten dan terpapar cuaca.

Kecepatan untuk memindahkan berbagai jenis sampah adalah tolak ukur keberhasilan alat pemungut sampah. Alat tersebut harus mampu mengambil beragam jenis sampah seperti sampah plastik, batang kayu bahkan lumpur yang mengendap di dasar sungai. Berarti alat tersebut harus memiliki sistem hidrolik untuk menggerakkan lengan sekop-nya, memiliki sekop yang dapat berputar 360 derajat untuk mengambil berbagai jenis sampah, dan juga sistem konveyor untuk memindahkan sampah tersebut ke penampungan. Dan kecepatan mengambil sampahnya setidaknya maksimal dikisaran 1,5 m3/dtk atau 90 m3/menit untuk setiap lengan sekop-nya. Alat tersebut harus memiliki daya tahan terhadap lingkungan dengan tingkat keasaman yang bersifat korosif dan paparan cuaca. Perwujudannya dijelaskan pada gambar dibawah ini.

pemindah sampah yang memiliki lengan hidrolik, sekop 360 degree dan konveyor


Alat tersebut tentunya harus terintegrasi dengan pintu air, dimana banyak sampah-sampah menumpuk :




Alat tersebut harus mudah dalam perawatan dan perbaikannya :




Garbage Conveyor sudah pasti membutuhkan biaya yang cukup besar. Pertimbangannya karena dari dimensi alat yang cukup besar, teknologi dan bahan material berkualitas tinggi dikarenakan beban kerja yang cukup berat. Tetapi jika ini merupakan solusi dan investasi jangka panjang yang cukup baik, kenapa tidak!?.

3 komentar:

willy lakawolo mengatakan...

pak postingan penjelasan lengkap kelistrikan kapan nih...?specifict seasons curse..hehe

willy lakawolo mengatakan...

pertamax..
ide original ya pak..?

agustius mengatakan...

Bener banget,...banyak ide dikepala. Harus dikeluarkan :)